Dengan berkembangnya dunia internet merupakan sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan untuk para internet marketer khususnya, bahkan lebih luas lagi bagi para pelaku bisnis konvensional yang sebelumnya mungkin saja belum memanfaatkan jaringan internet sebagai salah satu jalan untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satu contoh bisnis dengan memanfaatkan jaringan internet yaitu bisnis ecommerce. Ada berbagai macam konsep yang dapat digunakan dalam menjalankan bisnis ecommerce diantaranya adalah konsep toko online dan konsep marketplace. Nah, apa saja yang membedakan kedua konsep tersebut, ada baiknya kita mengenal lebih jauh mengenai perbedaan kedua konsep bisnis ini.
Konsep toko online dapat dianalogikan sebagai toko retail yang dioperasikan secara virtual. Pihak penjual akan membeli barang secara grosir kemudian menjualnya secara eceran melalui situs website atau dengan memanfaatkan media sosial lainnya seperti facebook, instagram dll. Dari penjualan produk tersebut penjual akan memperoleh laba kotor yang tentunya akan dikurangi lagi dengan biaya operasional lain misalnya saja biaya pengiriman, biaya packaging dsb. Salah satu contoh toko online yang terkenal di dunia adalah amazon dengan situs websitenya di www.amazon.com.
Peluang sukses dalam menjalankan bisnis toko online ini adalah kemahiran dalam pemanfaatan SEO (Search Engine Optimization). Kemahiran dalam memanfaatkan SEO dan perangkat analisis lainnya akan membuat produk toko online menjadi muncul di daftar teratas dalam pencarian mesin internet, sehingga ini menarik para pengguna internet untuk menjadi referensi perbelanjaan mereka. Pangsa pasar toko online ini sangat besar, namun menjalankan toko online ditengah maraknya persaingan bisnis sejenis tentu bukanlah hal yang mudah.
Selain mengandalkan konsep toko online untuk memperoleh berbagai keuntungan di dunia internet, bisnis ecommerce juga menawarkan konsep lain dalam bentuk konsep bisnis marketplace, yaitu suatu konsep dimana pihak penyedia situs memberikan tempat kepada berbagai pihak untuk dapat melakukan transaksi jual beli baik berupa barang maupun jasa. Secara konvensional konsep ini dapat dianalogikan seperti pasar tradisional dimana banyak orang berkumpul untuk melakukan transaksi jual beli barang dan pihak penyedia marketplace bertindak sebagai fasilitator yang mewadahi pertemuan dan transaksi legal para penjual dan pembeli.
Untuk menjalankan bisnis ini, kita tidak perlu memusingkan pembagian keuntungan kotor yang harus diuraikan untuk membayar biaya tertentu, karena keuntungan yang kita diperoleh hanya dipotong untuk kepentingan biaya transaksi. Memulai bisnis online di marketplace menjadi salah satu solusi yang tepat bagi pebisnis online yang tidak ingin menyimpan stok barang yang beraneka ragam, sehingga memungkinkan adanya resiko persediaan barang.Saat ini, di Indonesia marak sekali perkembangan bisnis ecommerce yang mengusung konsep bisnis marketplace, diantaranya 3 yang paling populer berdasarkan data traffic ranks di Alexa.com adalah sbb:
1. Lazada
Berdasarkan data yg diambil dari situs alexa.com, traffic ranks lazada.co.id berada pada urutan ke 12 di Indonesia. Itu berarti menunjukkan bahwa situs belanja lazada adalah situs yang paling ramai pengunjung. Siapa yang tak kenal dengan salah satu situs berbelanja yang satu ini. Hampir seluruh Indonesia tau akan keberadaannya. Lazada merupakan salah satu pusat belanja online yang menjual berbagai macam jenis produk mulai dari pakaian, gadget, perlengkapan bayi sampai elektronik rumah tangga dan masih banyak jenis produk yang lainnya. Lazada Indonesia didirikan pada tahun 2012 merupakan salah satu cabang dari jaringan retail online Lazada di Asia Tenggara. Grup Lazada International di Asia Tenggara terdiri dari Lazada Indonesia, Lazada Malaysia, Lazada Vietnam, Lazada Thailand, Lazada Filipina. Jaringan Lazada Asia Tenggara merupakan cabang anak perusahaan jaringan perusahaan internet Jerman Rocket Internet.Rocket Internet merupakan perusahaan online incubator yang sukses menciptakan perusahaan-perusahaan online inovatif di berbagai belahan dunia. Berkantor pusat di Berlin, Jerman, proyek yang dimiliki Rocket Internet antara lain Zalando, TopTarif, eDarling, Groupon (sebelumnya CityDeal), dll.Situsnya dapat dikunjungi di www.lazada.co.id
2. Bukalapak
Menyusul diurutan kedua setelah Lazada, situs belanja online di Indonesia yang ramai pengunjung adalah bukalapak yang mana situsnya dapat dikunjungi di www.bukalapak.com. Traffic ranks di alexa.com berada pada urutan ke 20. Merupakan salah satu marketplace online terkemuka di Indonesia yang dimiliki dan dijalankan oleh PT. Bukalapak. Bukalapak pertama kali didirikan oleh Achmad Zaky pada awal tahun 2010 sebagai divisi agensi digital bernama Suitmedia yang berbasiskan di Jakarta. Namun, secara resmi Bukalapak berdiri sebagai PT (Perseroan Terbatas) pada September 2011 dan sejak itu mulai dikelola oleh Achmad Zaky selaku CEO dan Nugroho Herucahyono selaku CTO. Dengan berbasis C2C (Consumen to consumen) ecommerce, Bukalapak membuka peluang bagi siapa saja untuk melakukan transaksi jual beli barang dengan mudah dan aman tentunya karena sebagai pihak penyedia situs marketplace, bukalapak menjadi fasilitator bagi para penjual dan pembeli dalam bertransaksi.
3. Tokopedia
Alexa rank menunjukkan data situs berbelanja online yang ramai pengunjung di Indonesia pada posisi ke tiga setelah bukalapak adalah tokopedia pada situs www.tokopedia.com, traffics ranks berada pada urutan ke 18. Sama seperti bukalapak, Tokopedia juga merupakan salah satu online shop di Indonesia yang berbasis marketplace. Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat.
Ketiga situs ecommerce tersebut mengusung konsep bisnis yang sama yaitu konsep bisnis marketplace sehingga dalam transaksi antara pihak penjual dan pembeli, pihak lazada, bukalapak maupun tokopedia berperan sebagai penengah atau fasilitator. Cara pembayaran ketiganya pun dengan menggunakan rekening bersama. Selain tiga ecommerce tersebut kita juga mengenal berbagai situs ecommerce dengan konsep yang sama misanya saja blibli.com, elevenia.co.id dan yang terbaru yg dikembangkan oleh Lippo group adalah mataharimall.com.
Saat ini, internet tidak hanya bermanfaat sebagai media informasi namun juga dpat dijadikan ladang bisnis yang sangat menggiurkan. salah satunya adalah ecommerse.. terima kasih atas informasinya
ReplyDelete